mengukur badan untuk membuat pola baju

CaraMengukur Badan. Untuk membuat pola dasar baju wanita, pertama-tama lakukan pengukuran badan. Siapkanlah metline atau pita ukur, pensil dan kertas. Berikut ini bagian-bagian yang perlu diukur dan cara pengukurannya. 1. Lingkar Leher. Ukurlah sekeliling leher melalui lekuk leher, lalu tambahkan 1cm atau masukkan 1 jari. 2. Lingkar Dada atau Blogtentang tips menjahit, tips tentang mesin jahit, pengetahuan umum menjahit, style dan fashion, semua tentang menjahit Menyadurdari buku Membuat Baju Santai Anak dari Satu Pola Dasar karangan Setta Widya, berikut cara mengukur lingkar badan anak. Lingkar badan (LB), lingkarkan meteran ke sekeliling badan melalui dada, lalu tambahkan 4 cm atau 4 jari terbuka. Polakurung kedah moden · cara mengukur badan sebelum start menjahit · baju opah | my style · baju kedah opah · loose blouse trend 2021 | super easy . Keruk leher 0 a ukuran leher 6 0 b 0 a b c 1 c. Okeh, untuk video kali ni saya kongsikan pada anda cara buat pola baju kurung kedah kedah . Berikutini cara membuat pola baju gamis untuk pemula, simpel dan mudah dipraktikkan telah dirangkum berbagai sumber. 2 dari 6 halaman. Cara Mengukur Gamis Sendiri. Cara membuat pola baju gamis yang pertama adalah mengukur gamis. Berikut bagian badan yang perlu diukur: BACA JUGA: 5 Rekomendasi Fashion Item untuk WFO Bisa Wie Kann Ich Eine Frau Kennenlernen. Cara mengukur badan untuk membuat baju – Hallo sobat pernah merasa binggung saat membeli pakaian tetapi ranggu dengan ukuran yang ditawarkan, terdapat dua cara mengukur untuk membuat baju, yaitu dengan mengukur badan secara langsung atau mengukur dengan baju yang sudah jadi. Sebelum langsung mengambil ukuran, persiapkan terlebih dahulu peralatan yang dibutuhkan, seperti pita meter untuk mengukur, buku dan pena untuk mencatat daftar ukuran badan yang sudah diukur. Barulah kemudian mulai mengukur dengan cara sebagai berikut. 1. Cara mengukur badan pria untuk membuat baju Lingkar leher Pertama lingkarkan meter pita ke leher si model. Kemudian ukurlah bagian bawah leher dalam satuan sentimeter. Dan tulislah di dalam buku ukuran yang sudah pas. Lingkar Dada Lingkarkan meter pita dibawah ketiak, di sekeliling bagian dada yang paling membusung. Ukur dengan sedikit lebih longgar kemudian kembali tulis ukuran yang sudah pas ke dalam buku. Lebar bahu Letakkan ujung pita meter pada batas bahu kiri, lalu bentangkan sampai ke batas bahu kanan. Panjang Tangan Terlebih dahulu model menekuk siku dan letakkan telapak tangan di pinggul. Kemudian si pengukur mulai mengukur dari bagian lengan atas hingga ke pergelangan tangan untuk baju lengan panjang, sedangkan untuk baju lengan pendek hanya sampai di atas siku saja. Lingkar pinggang Lingkarkan meteran mengelilingi pinggang, longgarkan meteran sedikit dengan meletakkan sebuah jari diantara meteran dan pinggang. Panjang baju Letakkan ujung awal pita meter pada batas lengan, kemudian tarik sampai panjang baju yang diinginkan. 2. Cara mengukur badan wanita untuk membuat baju Bentuk tubuh wanita tidak sama dengan bentuk tubuh pria karena ada lekukan-lekukan tubuh yang berbeda. Wanita juga selalu menginginkan penampilan yang sempurna jika memakai busana. Untuk itu proses pengukurannya lebih banyak dan lebih detail dibanding mengukur tubuh pria. Lingkar leher Lingkarkan pita meter dari depan ke belakang pada bagian leher. Ukur hingga sedikit kebawah leher. Lingkar badan Lingkarkan meteran ke bagian bawah ketiak, disekeliling bagian dada yang membusung. Berikan kelonggaran agar tidak menjadi ketat. Lingkar Pinggang Pita meter harus dilingkarkan di bagian pinggang, pas dengan lekukan pinggang. Lingkar Panggul Lingkarkan meteran disekeliling bagian panggul, di bawah pinggang. Berikan sedikit kelonggaran dengan memasukkan satu jari. Lingkar kerung lengan Lingkarkan pita meter pada bagian lengan atas, mengelilingi ketiak sampai bahu. Lebar Muka Pita meter diletakkan di bagian atas dada, dan dibentangkan dari ujung ketiak kanan sampai kiri. Panjang muka Pita meter diletakkan dari titik kerung leher bagian tengah, kemudian tarik sampai batas pinggang. Panjang Bahu Letakkan pita meter pada titik bahu pada leher tertinggi sampai bahu yang paling rendah pada ujung lengan. Demikianlah artikel dari tentang cara mengukur badan untuk membuat baju. Semoga bermanfaat untuk kalian semuanya. Baca Juga √ Passing Grade ITB Terbaru 2019 √ Passing Grade UGM Terbaru 2019 √ Passing Grade Sunan Ampel Terbaru 2019 √ Menghitung Berat Badan Ideal Profil Pis dan detail kontaknya telah diverifikasi oleh pakar kami Pis Tarif per jam Rp75,000 Waktu respon 24h Sayang sekali, guru ini sedang tidak tersedia Menjahit dengan mesin jahit Lokasi kursus Di rumah Anda atau di tempat publik Bisa berpergian sampai 10 km dari Kecamatan Manggala Tentang PisSaya seorang instruktur tata busana bordir dan sulam tangan , pita , rajutan dan knitting. Pengalaman kerja 2010 sampai sekarang. Tentang kursus ini Pemula Menengah Mahir +2 tingkat Pemula Menengah Mahir Profesional Anak-anak Indonesia Tersedia semua bahasa di kursus ini Indonesia Metode pengajaran saya adalah mengajarkan bagaimana cara mudah untuk membuat busana pakaian dengan teknik mengukur badan dan membuat pola kemudian cara menggunting kain dan teknik menjahit. TarifTarif paket 5 jam Rp300,000 10 jam Rp600,000 Guru Menjahit dengan mesin jahit lain yang ada di Kecamatan Manggala Nurmina & Dengan kamera web Rp200/jam Sesi ke 1 gratis Rp25,000/jam Sesi ke 1 gratis DindaKecamatan Panakkukang Rp45,000/jam Sesi ke 1 gratis SarlinaKecamatan Kemayoran Rp100,000/jam Sesi ke 1 gratis DjantiKecamatan Cimanggis & Dengan kamera web Rp75,000/jam Sesi ke 1 gratis Dwiyatirta61254 & Dengan kamera web Rp200,000/jam Sesi ke 1 gratis ElviraKecamatan Mampang Prapatan Rp100,000/jam Sesi ke 1 gratis Yuniar Arini Rp100,000/jam Sesi ke 1 gratis SalmafikaKalitengah & Dengan kamera web Rp100,000/jam Sesi ke 1 gratis JuwitaKecamatan Taman Sari Rp80,000/jam Sesi ke 1 gratis ChristyKecamatan Serpong Utara & Dengan kamera web Rp125,000/jam Sesi ke 1 gratis YohannaKecamatan Sidoarjo & Dengan kamera web Rp100,000/jam Sesi ke 1 gratis Mustati'ulKecamatan Pleret & Dengan kamera web Rp125,000/jam Sesi ke 1 gratis Rp50,000/jam Sesi ke 1 gratis Lesley LiemKota Tangerang Selatan & Dengan kamera web Rp150,000/jam Sesi ke 1 gratis Rp50,000/jam Sesi ke 1 gratis Kartika & Dengan kamera web Rp150,000/jam Sesi ke 1 gratis Intan & Dengan kamera web Rp78,781/jam Sesi ke 1 gratis Nur Azlina & Dengan kamera web Rp100/jam Sesi ke 1 gratis BienneKecamatan Bogor Utara Rp80,000/jam Sesi ke 1 gratis Lihat guru di menjahit dengan mesin jahit Kamu ingin tampil menarik dengan rancangan baju custom yang unik, tanpa perlu repot-repot ke tukang jahit? Ingin belajar cara membuat pola baju yang mudah untuk pemula? Simak panduan lengkapnya di artikel berikut ini, GenK. Siapa sih yang tidak ingin tampil paripurna di momen-momen istimewa? Mulai dari wisuda, acara pernikahan, ulang tahun, sampai pesta prom, sudah hal yang wajar kalau kalau setiap orang akan berlomba-lomba untuk hadir dalam balutan busana terbaik dong, termasuk kamu, setuju gak? Ibarat kata pepatah nih, baju yang kita pakai akan mencerminkan kepribadian dan personal branding diri kita di depan publik. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk memberikan perhatian lebih ke pakaian yang kamu gunakan. Untuk tampil sempurna, salah satu cara yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengenakan baju yang pas dan cocok untukmu, GenK. Baju yang pas bukan hanya soal ukuran loh, tapi desain dan tampilan keseluruhan pakaian juga mesti diperhatikan. Nah, oleh karena itu, di artikel ini, kami kamu bisa belajar step-by-step cara membuat pola baju yang simpel dan bisa dipraktikan sendiri di rumah. 1. Persiapkan Alat Ilustrasi peralatan untuk membuat pola desain baju sumber Sebelum belajar cara membuat pola baju, hal pertama yang perlu GenK lakukan adalah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Tenang aja, alat-alat berikut bisa dengan mudah kamu temukan di toko-toko yang menjual keperluan untuk menjahit. Apa aja tuh daftar peralatannya? Nih monggo dicatat Pensil untuk menggambar pola. Kamu dapat menggunakan pensil apa pun tanpa ada spesifikasi khusus. Mau pensil 2B bekas ujian tiga lalu juga oke aja, GenK. Penghapus. Kalau ada pensil pastinya harus ada penghapusnya juga dong. Kertas. Bisa menggunakan kertas khusus untuk pola, atau kertas gambar yang dapat kamu temukan di toko-toko ATK terdekat. Penggaris. Panjang penggaris bisa disesuaikan tergantung dari desain yang ingin kamu buat. Pita meteran. Alat yang satu ini wajib mesti kudu ada, supaya desain baju yang kamu buat nantinya bisa pas nih. 2. Waktunya Mengukur Baju Ukuran baju yang pas akan membuatmu tampil lebih percaya diri sumber Tahapan selanjutnya dalam cara membuat pola baju adalah mengukur badan kamu, GenK. Ambil pita meteran, lalu pensil dan juga kertas, untuk mencatat hasil ukuran. Untuk membuat baju yang pas, beberapa bagian yang perlu kamu ukur yaitu Panjang baju. Kamu dapat menentukan sendiri panjang baju sesuai keinginanmu. Ukurlah panjang baju mulai dari bahu sampai batas yang kamu mau. Lingkar dada. Lingkari bagian atas dada dari bawah ketiak sampai bagian dada yang menonjol. Lingkar leher. Gunakan pita meteran untuk mengukur bagian terbesar leher. Panjang lengan. Untuk baju lengan panjang, tarik pita hingga dari pundak hingga ke pergelangan tangan. Sementara untuk baju lengan pendek, ukurlah mulai dari pundak sampai batas yang kamu inginkan. Lebar bahu. Rentangkan pita meteran mulai dari bagian paling tinggi bahu dekat leher sampai ke ujung dekat lengan. Nah, untuk informasi yang lebih lengkap, kamu bisa langsung kepoin artikel kami sebelumnya, tentang cara memilih ukuran baju yang pas. Dijamin udah gak ada lagi yang namanya masalah baju kekecilan atau kebesaran. Mengukur badan menjadi langkah penting dalam proses jahit menjahit. Cara mengukur badan haruslah tepat supaya diperoleh hasil yang akurat. Nantinya hasil pengukuran ini digunakan untuk membuat atasan, rok dan juga celana. Baca juga Pola Dasar Rok Metode So-En dan Mayneke, Lengkap Dengan Ukurannya Peralatan yang Dibutuhkan1. Pita ukur atau pita meteran2. Kertas dan pena3. Vetter banTips Mengukur BadanCara Mengukur Badan untuk Menjahit Atasan, Rok dan Gaun1. Lingkar Badan LB2. Lingkar Leher LL3. Lebar Dada LD4. Panjang Dada PD5. Panjang Sisi PS6. Panjang Lengan PL7. Lingkar Kerung Lengan KL8. Lingkar Pangkal Lengan LPL9. Tinggi Kepala Lengan TKL10. Lebar Bahu LB11. Lingkar Lengan LL12. Lingkar Pergelangan Lengan LPL13. Jarak Payudara JPD14. Tinggi Puncak TP15. Ukuran Pemeriksa UP16. Panjang Punggung PP17. Lebar Punggung LP18. Lingkar Pinggang Rok LPR19. Panjang Rok PR20. Lingkar Pinggang LP21. Lingkar Pinggul LP22. Tinggi Pinggul T PiCara Mengukur Badan untuk Pembuatan Celana1. Panjang Celana2. Lingkar Pinggang3. Lingkar Pinggul4. Lingkar Pesak5. ½ Lingkar Paha6. ½ Lingkar Lutut7. ½ Lingkar Kaki8. Panjang LututTabel Standar UkuranTabel Standar Ukuran Wanita DewasaTabel Standar Ukuran Pria Dewasa Peralatan yang Dibutuhkan Sebelum melakukan pengukuran badan, siapkan terlebih dahulu peralatan-peralatan yang nantinya dibutuhkan. Berikut ini daftar lengkapnya. 1. Pita ukur atau pita meteran Pita ukur atau pita meteran terbuat dari bahan yang lentur sehingga mudah dilingkarkan pada tubuh. Jika tak memiliki pita ukur, gunakan tali untuk mengukur bagian-bagian tubuh. Setelah itu, ukur panjang tali hasil pengukuran dengan menggunakan penggaris yang dimiliki. 2. Kertas dan pena Jangan lupa untuk menyiapkan kertas dan pena untuk mencatat hasil pengukuran yang dilakukan. Biasakan menulis dengan lengkap hasil pengukuran termasuk keterangannya. Misal lingkar pinggang  60cm. 3. Vetter ban Tali lemas yang digunakan untuk memudahkan mengukur tubuh. Bagi pemula, vetter band bisa diikatkan pada empat bagian tubuh yakni kerung lengan kanan dan kiri, dada, pinggang dan panggul. Bagi mereka yang sudah cukup mahir, vetter band bisa diikatkan hanya di bagian pinggang saja. Mengukur badan untuk keperluan menjahit memerlukan ketelitian khusus supaya hasil pengukurannya akurat. Hasil pengukuran yang akurat, tentu nantinya akan menghasilkan busana yang pas dan nyaman dikenakan. 1. Sebaiknya orang yang akan diukur memakai busana yang pas di badan supaya ukuran yang dihasilkan lebih akurat. 2. Pastikan orang yang diukur berdiri dengan tepat. Arahkan agar orang tersebut berdiri tegak dan lurus, tidak menundukkan kepala, tidak memiringkan badan, tidak membungkuk dan tidak membusungkan dada. Pastikan pula garis pandang sejajar dengan tinggi mata. Atur pula supaya kedua kaki rapat dan kedua tangan lurus pada kedua sisi badan. Baca juga Pola Dasar Baju Wanita Dewasa, Lengkap Dengan Cara Mengukur Badan Foto Cara Mengukur Badan untuk Menjahit Atasan, Rok dan Gaun Ada 22 bagian tubuh yang perlu diukur untuk membuat busana. Nantinya sebagian ukuran digunakan untuk membuat atasan dan sebagian lainnya dipakai untuk membuat bawahan berupa rok. Berikut bagian-bagian tersebut. 1. Lingkar Badan LB Ukur bagian badan belakang, lewat ketiak sampai melingkari payudara. Ambil angka pas pada pertemuan meteran. Barulah setelah itu tambahkan 4cm pada hasil pengukurannya. foto dok 2. Lingkar Leher LL Ukur keliling leher. Ambil angka pertemuan meteran pada lekuk leher depan bagian bawah. 3. Lebar Dada LD Letakkan meteran di bawah lekuk leher turun kurang lebih 5cm. Lantas ukur mendatar dari kerung lengan sebelah kiri hingga kerung lengan sebelah kanan. Foto dok. 4. Panjang Dada PD Diukur dari lekuk leher depan bagian bawah sampai batas pinggang yang terikat utas tali atau vetter ban. Foto 5. Panjang Sisi PS Ukur dari bawah kerung lengan ke arah bawah hingga mencapai batas pinggang. 6. Panjang Lengan PL Untuk lengan pendek, ukur dari ujung bahu atau pangkal lengan bawah sampai kurang lebih 5cm di atas siku atau sepanjang lengan yang ingin dibuat. Sedangkan untuk lengan panjang, ukur dari ujung bahu atau pangkal lengan ke bawah sampai kurang lebih 2cm di bawah ruas pergelangan tangan atau sepanjang lengan yang ingin dibuat. Foto mengukur panjang lengan/ 7. Lingkar Kerung Lengan KL Ukur keliling kerung lengan dalam keadaan pas. Pada hasil ukuran tersebut, tambahkan kurang lebih 4cm. 8. Lingkar Pangkal Lengan LPL Ukurlah tepat di bawah ketiak pada bagian pangkal lengan dalam keadaan pas. Kemudian tambahkan sekitar 4cm pada hasil pengukurannya. 9. Tinggi Kepala Lengan TKL Dengan tidak melepaskan meteran, ukur dari batas kerung lengan ujung bahu hingga ke pangkal lengan, tepat di lokasi LPL Lingkar Pangkal Lengan diukur. 10. Lebar Bahu LB Ukur dari batas leher sampai dengan bagian bahu yang paling rendah atau pangkal lengan. 11. Lingkar Lengan LL Ukur keliling lengan dalam keadaan pas. Pada hasil pengukurannya tambahkan kurang lebih 4cm. Foto mengukur lebar bahu dan lingkar lengan/ 12. Lingkar Pergelangan Lengan LPL Ukurlah keliling pergelangan lengan dalam keadaan pas. Lalu tambahan 2cm pada hasil pengukurannya atau bisa juga ditambahkan sesuai dengan model lengan yang hendak dibuat. 13. Jarak Payudara JPD Ukurlah dari puncak payudara kiri ke puncak payudara kanan. foto dok. 14. Tinggi Puncak TP Ukurlah dari pinggang ke atas hingga kurang lebih 2cm dari puncak payudara. Foto dok. 15. Ukuran Pemeriksa UP Ukurlah dari pertengahan pinggang bagian depan, serong melewati payudara ke arah bahu yang lebih rendah lantas teruskan ke pertengahan pinggang belakang. 16. Panjang Punggung PP Ukurlah dari bagian punggung, yakni dari ruas tulang leher yang menonjol di bagian pangkal leher ke arah bawah hingga batas pinggang bagian belakang. 17. Lebar Punggung LP Letakkan meteran pada ruas tulang leher turun kurang lebih 8cm. Lantas ukuran dari kerung lengan sebelah kiri ke kerung lengan sebelah kanan. Foto mengukur lebar dan panjang punggung/ 18. Lingkar Pinggang Rok LPR Ukurlah pada bagian pinggang yang terikat vetter band. Catat hasil pengukuran dalam keadaan pas. 19. Panjang Rok PR Ukur dari ikatan utas tali atau vetter ban hingga ke lutut atau sepanjang rok yang ingin dibuat. Foto mengukur lingkar pinggang dan panjang rok/ dok. 20. Lingkar Pinggang LP Ukur lingkar pinggang pada bagian yang terikat vetter ban atau utas tali. Catat hasil pengukuran lingkar pinggang pada pertemuan meteran dalam keadaan pas. Lalu tambahkan 2cm pada hasil pengukuran tersebut. 21. Lingkar Pinggul LP Ukurlah pada bagian pinggang yang terbesar. Jika sudah diperoleh ukuran pas, tambahkan kurang lebih 4cm. Foto mengukur lingkar pinggang dan pinggul/ 22. Tinggi Pinggul T Pi Ukurlah dari pinggul terbesar ke atas hingga batas pinggang. Cara Mengukur Badan untuk Pembuatan Celana Berbeda dengan pengukuran tubuh untuk pembuatan atasan dan gaun, pembuatan celana membutuhkan pengukuran yang berbeda. Setidaknya terdapat 8 bagian yang perlu diukur. 1. Panjang Celana Ukurlah dari ban pinggang sisi kanan ke arah bawah hingga kurang lebih 3cm di bawah mata kaki atau sesuai panjang celana yang diinginkan. foto dok. 2. Lingkar Pinggang Ukurlah pada bagian pinggang, tepatnya di atas ban pinggang celana. Ukur keliling pinggang hingga diperoleh hasil pertemuan meterannya. 3. Lingkar Pinggul Ukurlah pada bagan pinggul terbesar. Catat ukuran pas pada pertemuan meterannya. 4. Lingkar Pesak Ukurlah dari ban pinggang bagian depan ke bawah melalui selangkang melingkar ke atas hingga mencapai akhir ban pinggang bagian belakang. foto dok. 5. ½ Lingkar Paha Ukurlah sekeliling paha. Ambil ½ dari hasil pengukuran lingkaran paha tersebut lalu tambahkan kuurang lebih 2cm. Ukuran ini berlaku untuk celana model polos. Atau ukurlah pada bagian paha terbesar lipatan celananya dari bagian belakang hingga bagian depan. Foto dok. 6. ½ Lingkar Lutut Ukurlah di sekeliling lutut, dari lipatan celana bagian belakang hingga depan. Catat hasil pengukuran dan bagi hasilnya menjadi 2. Kemudian tambahkan 3cm. Foto dok. 7. ½ Lingkar Kaki Ukurlah pada bagian kaki, dari lipatan celana bagian belakang hingga depan. Untuk besar kecilnya bisa disesuaikan dengan permintaan atau model celana yang ingin dibuat. foto 8. Panjang Lutut Ukurlah dari ban pinggang sebelah kanan ke arah bawah hingga batas lutut. Tabel Standar Ukuran Tabel Standar Ukuran Wanita Dewasa Selain melakukan pengukuran sendiri pada model, pembuatan pakaian juga bisa mengandalkan tabel daftar ukuran wanita dewasa. Standar ukuran pada tabel ini biasanya digunakan di butik-butik dan juga outlet pakaian. Adapun keterangan untuk ukuran ½ lingkar paha, ½ lingkar lutut, dan ½ lingkar kaki terdiri dari ukuran kecil yang diperuntukkan bagi model polos atau tanpa lipit angka di depan garis miring dan ukuran besar untuk model lipit angka di belakang garis miring. Foto Foto Tabel Standar Ukuran Pria Dewasa Foto Foto Hello Sobat Bluepoin, apakah kamu pernah merasa kesulitan mencari baju yang pas di badan? Ataukah kamu ingin mencoba membuat baju sendiri namun tidak tahu bagaimana cara membuat pola baju yang benar? Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk membuat pola baju sendiri di rumah. Yuk simak! Persiapan Alat dan Bahan Sebelum memulai membuat pola baju, Sobat perlu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Beberapa alat yang diperlukan antara lain kertas buram atau kertas kalkir, pensil, penghapus, penggaris, meteran, gunting kain, dan pita pengukur. Sedangkan bahan yang diperlukan tergantung pada jenis baju yang akan dibuat. Pastikan Sobat telah menyiapkan bahan dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan. Langkah-langkah Membuat Pola Baju 1. Mengukur Badan Langkah pertama dalam membuat pola baju adalah mengukur badan dengan menggunakan pita pengukur. Ukur lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul. Catat hasil pengukuran tersebut di kertas. Jangan lupa juga untuk mengukur panjang bahu, panjang lengan, dan panjang baju yang diinginkan. 2. Membuat Garis Dasar Pola Setelah mendapatkan ukuran badan, buatlah garis dasar pola dengan ukuran panjang baju yang diinginkan pada kertas buram atau kalkir. Kemudian, bagi garis tersebut menjadi dua bagian dan tandai sebagai garis tengah depan dan belakang. Buat juga garis sisi dengan mengukur setengah lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul pada garis tengah depan dan belakang. 3. Menambahkan Lebar Bahu dan Kerah Untuk menambahkan lebar bahu, ukur separuh lingkar bahu dan gambar garis pada kertas buram atau kalkir. Selanjutnya, buat pola kerah dengan mengukur lingkar leher, lalu gambar pada pola baju. Jangan lupa untuk memberi tanda pada pola agar mudah dibedakan antara bagian depan dan belakang. 4. Menambahkan Garis Pinggang Langkah selanjutnya adalah menambahkan garis pinggang pada pola baju. Ukur jarak dari garis bawah kerah ke pinggang dan gambar garis tersebut pada pola baju. Pastikan garis pinggang tepat berada pada pusat lingkar pinggang. 5. Menambahkan Garis Pinggul dan Lengan Untuk menambahkan garis pinggul, ukur jarak dari garis pinggang ke bagian bawah baju dan gambar garis tersebut pada pola baju. Setelah itu, tambahkan pola lengan dengan mengukurnya 6. Menambahkan Detail Lainnya Selain garis dasar pola, ada beberapa detail lain yang perlu ditambahkan pada pola baju, seperti lipatan, kancing, atau ritsleting. Pastikan Sobat mengukur dan menandai dengan benar pada pola baju agar hasil jahitan nantinya sesuai dengan yang diinginkan. 7. Membuat Pola untuk Bagian Lain Setelah membuat pola bagian depan, Sobat juga perlu membuat pola bagian belakang. Untuk membuat pola bagian belakang, ikuti langkah-langkah yang sama seperti membuat pola bagian depan. Namun, ada beberapa bagian yang berbeda, seperti pola kerah yang lebih rendah dan pola pinggang yang lebih kecil. 8. Memotong Kain Setelah memiliki pola baju yang lengkap, Sobat bisa mulai memotong kain sesuai dengan pola yang telah dibuat. Pastikan Sobat memotong dengan hati-hati agar hasil jahitan nantinya rapi dan sesuai dengan yang diinginkan. 9. Menjahit Baju Setelah memotong kain, Sobat bisa mulai menjahit baju sesuai dengan pola yang telah dibuat. Pastikan Sobat mengikuti pola dengan teliti dan menggunakan jarum dan benang yang tepat agar hasil jahitan nantinya maksimal. Selain langkah-langkah di atas, ada beberapa tips yang bisa Sobat gunakan untuk membuat pola baju yang lebih baik, antara lain 1. Gunakan Kain Bekas Jika Sobat masih pemula dalam membuat baju, sebaiknya menggunakan kain bekas sebagai bahan. Selain lebih hemat, kain bekas juga bisa menjadi bahan latihan yang baik sebelum membuat baju dengan kain yang lebih mahal. 2. Gunakan Buku atau Panduan Jika masih bingung tentang cara membuat pola baju, Sobat bisa mencari buku atau panduan online yang membahas tentang hal tersebut. Terdapat banyak panduan yang lengkap dan mudah dipahami untuk membuat pola baju sendiri. 3. Gunakan Ukuran yang Tepat Pastikan Sobat mengukur badan dengan tepat dan menggunakan ukuran yang sesuai agar pola baju yang dihasilkan pas dan nyaman dipakai. 4. Praktek Secara Rutin Seperti halnya dalam belajar, praktek secara rutin juga penting dalam membuat pola baju. Semakin sering Sobat mencoba membuat pola baju sendiri, maka semakin mahir dan terampil dalam membuatnya. Kesimpulan Membuat pola baju sendiri di rumah memang memerlukan sedikit usaha dan waktu, namun hasilnya pasti akan memuaskan. Dengan panduan lengkap di atas, Sobat bisa mulai mencoba membuat pola baju sendiri dengan mudah. Jangan lupa untukberlatih secara rutin dan kreatif dalam menambahkan detail pada pola baju agar hasilnya semakin menarik. Selamat mencoba dan semoga berhasil! Jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

mengukur badan untuk membuat pola baju